Rabu, 02 Agustus 2017

KEBUDAYAAN ADALAH WARISAN

..
OM SWASTYASTU, Om Avighnam Astu Namo Sidham, Om anobadrah kratavo yantu visvatah (Ya Tuhan Semoga Pikiran Yang Baik Datang Dari Segala Arah), Pendengar Sedharma yang berbahagia Puja dan puji syukur patut kita haturkan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa (TYME), karena atas segala Asung Kerta Wara Nugraha-Nya kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk berjumpa dalam acara Renungan Agama Hindu yang di siarkan melalui RRI Nabire. Adapun tema kita malam ini adalah “KEBUDAYAAN ADALAH WARISAN”.
Pendengar Sedharma Yang Saya Cintai,
Kebudayaan memiliki arti penting bagi suatu bangsa. Kebudayaan merupakan jati diri nasional atau sarana pemersatu. kebudayaan dinilai berperan jika memiliki hasil budaya yang khas. Hasil budaya bukan hanya milik suatu bangsa, tapi sudah dianggap milik bersama, yakni masyarakat dunia. Lihat saja, bagaimana masyarakat dunia mengecam agresi AS ke Irak karena mereka merusakkan, menghancurkan, dan menghilangkan sisa-sisa kebudayaan kuno yang dihasilkan nenek moyang bangsa Irak. Jadi pada prinsipnya hasil budaya suatu bangsa dapat dikelompokkan menjadi dua bagian besar, yakni yang dapat diraba dan tidak dapat diraba. Hasil budaya yang dapat diraba, misalnya candi, istana, dan berbagai benda yang mempunyai wujud fisik. Hasil budaya yang tidak dapat diraba teramati oleh penglihatan. Seni pertunjukan dan adat-istiadat suatu suku bangsa adalah sebagian dari hasil budaya yang tidak teraba itu.
Saudara Pendengar Umat dharma,
Banyak hasil budaya suatu bangsa dikagumi bangsanya sendiri dan juga oleh bangsa lain. Bangsa Mesir, misalnya, meninggalkan piramida. Salah satu piramida Cheops, dibangun sekitar 4.600 tahun yang lalu. Bangunan ini terdiri atas 2,5 juta balok batu dan masing-masing balok beratnya mencapai 2,5 ton. Bangsa Cina meninggalkan Tembok Besar yang panjangnya berkilo-kilo meter. Hebatnya, peninggalan budaya ini bisa dilihat dari bulan. Begitu juga Bangsa Indonesia meninggalkan Candi Borobudur. Dalam pembuatannya candi ini menghabiskan sekitar 55.000 meter kubik batu andesit. Satu batunya mencapai berat puluhan hingga ratusan kilogram. Banyak hasil budaya bangsa Indonesia lainnya yang sampai kini masih tetap dilestarikan. Salah satunya dalam bentuk peninggalan arkeologi. Peninggalan arkeologi termasuk warisan budaya hasil proses sejarah bangsa sepanjang masa. Di Indonesia salah satu fungsi warisan budaya dikaitkan dengan kegiatan kepariwisataan.
Pendengar sedharma,
Hal ini berkaitan dengan sasaran pariwisata dalam pembangunan nasional yang terdiri atas lima butir. Pertama, mengembangkan dan mendayagunakan sumber serta potensi pariwisataan nasional menjadi kegiatan ekonomi yang dapat diandalkan untuk memperbesar penerimaan devisa. Kedua, memperluas dan meratakan kesempatan berusaha dan lapangan kerja, terutama bagi masyarakat setempat, mendorong pembangunan daerah serta memperkenalkan alam, nilai, dan budaya bangsa. Ketiga, pariwisata dalam negeri diarahkan untuk memupuk rasa cinta tanah air dan bangsa serta menanamkan jiwa semangat dan nilai-nilai luhur bangsa dalam rangka lebih memperkokoh persatuan dan kesatuan nasional. Keempat, usaha pembinaan dan pengembangan kepariwisataan dalam negeri ditujukan pula untuk meningkatkan kualitas kebudayaan bangsa, memperkenalkan kekayaan serta keindahan alam termasuk alam bahari di tanah Papua. dan Kelima, dalam rangka pembangunan kepariwisataan kita perlu meningkatkan langkah-langkah yang terarah dan terpadu dalam pengembangan objek-objek wisata serta kegiatan promosi dan pemasarannya baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Pendengar Sedharma yang saya banggakan,
Sejak lama banyak peninggalan bangsa Indonesia dikagumi wisatawan asing. Museum Nasional yang sarat dengan benda-benda arkeologi adikarya selalu menjadi tujuan utama wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Contoh kecil Candi Borobudur yang penuh misteri selalu mengundang kekaguman wisatawan yang mengunjunginya. Kekayaan seni budaya berikut aspek sejarahnya selalu menjadi daya tarik utama bagi wisatawan mancanegara.
Pendengar sedharma yang saya cintai,
Banyaknya kunjungan wisatawan ke berbagai warisan budaya, menjadikan budaya kita lebih berarti. Apalagi kini bidang kebudayaan dan pariwisata berada dalam satu induk, sehingga penanganannya lebih mudah. Namun banyak masalah masih belum tertangani dengan baik. Sebenarnya banyak warisan budaya yang berpotensi besar untuk menjaring wisatawan. Sayangnya masih urung dipugar dan terbengkalai terus hingga kini.
Pendengar sedharma yang berbahagia,
Jika dibandingkan dengan sesama negara berkembang, kebudayaan Indonesia boleh dibilang sejajar dengan kebudayaan Mesir, Cina, dan India. Namun ketiga negara itu sudah lebih maju dalam menangani pariwisata budaya. Manajemen mereka sudah lebih baik daripada Indonesia. Bahkan anggaran yang mereka keluarkan jauh lebih besar daripada anggaran kita di sini. Salah satu negara yang paling banyak menyedot wisatawan mancanegara berkat peninggalan budayanya adalah Yunani. Dalam setahun Yunani didatangi 12 juta wisatawan mancanegara untuk menyaksikan peninggalan nenek moyang mereka yang terkenal kesohorannya itu.
Pendengar sedharma,
Jumlah ini jauh lebih banyak daripada jumlah penduduk Yunani. Yunani bisa maju karena manajemennya sudah profesional. Sumber daya manusianyapun benar-benar berkualitas tinggi. Penanganannya tidak asal jalan, tetapi mempunyai prospek ke depan. Selama ini kita juga tahu Spanyol selalu mengandaikan matador untuk menarik perhatian wisatawan dunia. Mereka mampu mendatangkan sekitar 20 juta wisatawan pertahun. Sungguh menakjubkan. Bukan tidak mungkin Indonesia memanfaatkan warisan budaya untuk konsumsi para wisatawan. Itu pun harus hati-hati, jangan sampai tergusur oleh Vietnam dan Kamboja, yang warisannya mirip dengan Indonesia.
Pendengar sedharma yang saya hormati,
Sebenarnya kebudayaan adalah suatu hasil karya masyarakat setempat yang melewati proses panjang. Proses panjang inilah yang sebenarnya kita perhatikan, Peninggalan tidak mungkin ada tanpa kedamaian, ketentraman, keramah-tamahan serta kebahagiaan. Itulah syarat agar terwujud kebudayaan, baik kebudayaan fisik maupun nonfisik. Oleh karena itu kita terutama masyarakat yang menepat di Papua dan khususnya di Nabire dapat membuka sebuah pariwisata, baik sekala lokal, domestik maupun mancanegara. Tetapi apakah kita mampu memenuhi syarat-syaratnya???itulah yang patut kita renungkan.   
Pendengar Sedharma yang saya Cintai,
Itulah makna daripada sebuah warisan, dan semoga dari sebuah warisan dapat merukunkan kita dari berbagai perbedaan. Demikian yang dapat saya sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi kita semua demi kedamaian semua bangsa. Akhir kata; Om Loka Samasta Sukhino Bhawantu”
Ya Tuhan Semoga seluruh isi alam berbahagia”
OM SANTIH SANTIH  SANTIH  OM
..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TINDAKAN SEDERHANA PENUH MAKNA

  TINDAKAN SEDERHANA PENUH MAKNA Om Swastyastu, Om Awignam Astu Namosidham, Om Anobadrah Kratavo Yantu Wisvatah (ya Tuhan semoga pikiran ya...